BangUji.net

Learn To Share
Random Image

Tertarik pada IT, Blogging, SEO, Politik, Dakwah, Islam, Indonesia, Sosial, Pendidikan, Wirausaha, Bisnis, dll


Seminar Mengelola Keuangan Usaha

Ini ada titipan dari teman saya. Sangat bagus buat pengusaha dan calon pengusaha.. Tempatnya di samping Rumah Makan Pondok Laras di PAL Kelapa Dua - Depok

Silahkan langsung hubungi nomor telepon yang bersangkutan ya.. (021) 92233193

Jalan Masuk UI yang Memprihatinkan

Hari sabtu pagi, saya sempatkan untuk jogging di UI. Rasanya sudah lebih dari 3 bulan tidak olahraga. Rasanya badan jadi ringkih, pipi jadi agak tembem, perut jadi agak.. hehehe. Anak-anak lagi tidur, kesempatan meluncur berdua saja sama istri :) Kebetulan juga istri mau belajar mengendarai motor.

Masuk UI via Stasiun Pondok Cina saya tertarik mengambil gambarnya dari ponsel. Cukup memprihatinkan memperhatikan akses masuk ke universitas terbesar di Indonesia ini. Coba perhatikan. Apa yang anda tangkap dari foto dibawah ini.

Hasil penglihatan saya..

  1. Jalannya ‘gradagan’ –tidak rata– membuat motor terguncang-guncang jika terlalu cepat. Kalau angin lewat pasti debunya beterbangan. Kerikil-kerikil berserakan. Kasihan yang naik motor dengan muatan yang banyak seperti gambar itu. Harus berhati-hati, pelan-pelan. Saya pernah melihat mahasiswi berboncengan terjatuh di pintu tersebut, karena motornya terpeleset ketika dia mengerem. Komentar saya: apakah tidak sanggup beli aspal? hehehe..
  2. Jalan dibatasi cuma cukup untuk satu motor lewat. Pengendara motor atau pejalan kaki lewat harus antri. Komentar saya: tidak ramah pejalan kaki, dengan resiko debu, dan ‘berkompetisi’ dengan motor, tentu pejalan kaki kalah.
  3. Jalan yang seharusnya sekitar 3-4 meter itu ditutupi oleh seng hingga 90 persennya. Seng dipasang dengan sembrononya. Lihatlah kayu-kayu yang menjadi rangka seng itu. Lihatlah kayu yang menjadi ‘gapura’ masuknya. Komentar saya: Kurang mengesankan sebuah institusi pendidikan tinggi yang harusnya mengedepankan teknologi, keindahan, kemanusiaan. Bukankah ini center of exellence untuk ilmu-ilmu sosial kemasyarakatan, dan ada pula teknik arsitektur disana ? :P Coba deh Bapak Rektornya sekali-sekali disuruh lewat sini..
  4. Lihatlah bagaimana dua gerbang itu mengharuskan pengendara dan pejalan kali melakukan rute yang zig zag. Pengendara dan pejalan kaki dari arah yang berlawanan tidak bisa saling melihat dan saling mengantisipasi, kecuali sedikit saja. Kecuali mereka harus berhenti di depan gerbang kedua dan melongok arus dari arah yang berlawanan. Kesan saya: harusnya ada polisi lalulintas yang mengatur arus yang bergantian. Atau lampu merah sekalian..:P
  5. Plang “HATI-HATI BUKAN JALAN UMUM” digantung di depan ‘gerbang’ pertama. Komentar saya: bukan jalan umum? ya iyalah.. (gaul mode on). Itukan jalan masuk UI, bukan jalan umum. Terus kenapa kita harus berhati-hati karena itu? Kalau ini saya tahu jawabannya, karena alasan nomor 1-4 di atas.. Iya kan?

Setelah mengambil gambar, saya masuk ke dalam dan menuju perpustakaan pusat UI. Lumayan sepi, cocok untuk jogging dan belajar motor. Sambil berharap, semoga pintu masuk itu bisa menjadi perhatian yang berwenang.

Fauzie Abdullah,

Warga Depok

Film Sang Murabbi sudah diluncurkan, ayo nonton..

Alhamdulillah, Film Sang Murabbi sudah selesai produksi. Bagi yang belum tahu, film ini bercerita tentang kehidupan Ustadz Rahmat Abdullah. Zul Ardhia, sang sutradara sudah mengumumkan mulai pemutarannya bulan juli mendatang.

Nah, film yang dibintangi oleh Astri Ivo sebagai istri dari Ustadz ini masih terkendala dana, sehingga belum biasa masuk bioskop seperti layaknya Ayat Ayat Cinta karena investasinya yang luar biasa. Alhamdulillah, kita masih bisa menontonnya dengan membeli VCD/DVD asli.

Dalam rangka mendukung promosi film yang diprakarsai oleh Majelis budaya Rakyat ini, berikut pengumumannya saya copy paste ke blog ini:

——-

FILM SANG MURABBI : PENAWARAN UNTUK PEMESANAN VCD ATAU DVD

Kamis, 26 Juni 2008
Kemarin malam, saya dan beberapa teman dari Majelis budaya Rakyat (MBR) bertemu kembali. Agenda pertemuan kali ini membahas, apakah Film Sang Murabbi akan diputar terlebih dahulu di bioskop atau dalam bentuk VCD/DVD. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, hampir bisa dipastikan Film Sang Murabbi : Mencari spirit Yang Hilang, tidak akan diputar di bioskop terlebih dahulu.

Apa kendala utamanya? Jelas masalah dana. Karena jika Film Sang Murabbi akan diputar di bioskop membutuhkan dana yang besar. Angkanya sedikit di bawah Satu eM (Hmmm.. saya menulis angka ini dengan menghela nafas yang cukup dalam). Jika tidak ada investor yang berani berjihad untuk dakwah, yang tidak hanya memikirkan keuntungan materi semata, mana bisa kami mendapatkan biaya untuk memblow up Film Sang Murabbi dari format Digital menjadi format Layar lebar.

Lalu, terobosan apa yang bisa dilakukan? Saya dan teman-teman bersepakat, kepada Ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah yang berminat untuk menonton Film Sang Murabbi, kami menawarkan untuk membeli VCD/DVD Film Sang Murabbi secara indent atau memesan terlebih dahulu. Harga yang kami tawarkan ;

Untuk VCD sebesar Rp.30.000,-
Sedangkan untuk DVD sebesar Rp. 60.000,-
(Mudahan-mudahan ini tidak terlalu mahal, ya…)

Saya membayangkan, jika saja ada 40.000 keping VCD yang terjual atau 20.000 keping DVD yang terjual, Insya Allah, Film Sang Murabbi akan bisa diproses agar dapat diedarkan di bioskop. Mimpi? Bukan! Ini hanyalah doa dan harapan agar ada perluasan dakwah melalui media film. Semoga Allah memudahkan jalan dan meridhoi niat baik ini. Amin.

Lalu bagaimana cara indent atau memesannya?

Ikhwan wal akhwat fillah, jika antum/anti memang berniat untuk membeli, dapat memesannya melalui :

E-mail : majelisbudayarakyat@yahoo.com

atau via telefon/sms ke :

Muhammad Yulius (KetUm MBR) - 0812 845 4632
Ridwan (Bagian Pengembangan Iqro Islamic centre) - 0812 954 5811
Zul Ardhia (PJ Film Sang Murabbi) - 0818 74 11 80

Setelah memesan, nanti antum/anti akan kami hubungi mengenai tekhnis pembeliannya. Dan setiap pemesan akan kami tulis nama dan kota asal serta jumlah pemesanan, sehingga akan terdata berapa jumlah VCD/DVD yang telah dipesan.

Demikianlah, ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah…
Semoga Allah senantiasa menjaga kita untuk selalu tetap istiqomah di jalan dakwah ini… Amin… Allahuma Amin…

Kampanye di Era Baru

Ini salah satu website yang saya suka.

Website kampanye yang menarik.

Revolusi kampanye.

Mungkin terinspirasi Om Obama hehehe..

Rasanya baru satu partai saja yang benar-benar memanfaatkan internet sebagai media kampanyenya..

Silahkan dilihat di http://taufikurahman.com

Alhamdulillah, Jalan Dewi Sartika Mulai Dibeton

Jika sering melewati Jl. Dewi Sartika Pasar Lama Depok, tentu Anda tahu arena offroad di ujung jalan yang bersinggungan dengan Jl Nusantara ini. Disebut arena offroad karena jalan rusak parah, banyak lubang yang menganga bahkan hingga 30 cm. Pengguna jalan harus berhati-hati. Tapi, ambil saja hikmahnya, bisa jadi area itu akan mengasah keterampilan berkendara Anda.. hehehe..

Kabar gembiranya, sebentar lagi area offroad ini tidak lagi bisa ditemui di jalan Dewi Sartika. Pemkot Depok bulan Juni 2008 ini mulai melakukan betonisasi di jalan yang menghubungkan antara Jl Margonda dan Sawangan ini. Dampaknya, terjadi kemacetan karena jalan yang bisa dipakai lewat cuma 2 lajur sempit saja, dari biasanya 4 lajur. Mudah-mudahan tidak terlalu lama.

dewi-sartika.jpg

So, minggu-minggu ini tidak usah lewat jalan Dewi Sartika ya, kecuali ada keperluan yang mendesak..
Demikian sekilas info..

Fauzie Abdullah
Warga Jl. Dewi Sartika.