Depok-Bandung Jadi Lebih Nyaman dengan Jasa Travel (1)
Bagi saya yang sejak tahun 1997 rutin bolak-balik Depok - Bandung, tahun 2007 ini adalah tahun ternyaman melewati rute tersebut.
Kalau dulu setelah lulus SMA harus nge-kos di bandung, saya biasanya naik bis dari Terminal Kampung Rambutan. Dari Terminal Depok ada angkot Depok-Rambutan yang memakan waktu 45 menit. Belum nanti menunggu bisnya ngetem di terminal. Bisnya sendiri ada yang ekonomi, semi ac, atau full ac. Tinggal pilih
Selanjutnya saya mulai mencoba naik bis dari Terminal Baranang Siang Bogor. Pertimbangannya: Bogor - Bandung lebih dekat daripada Jakarta - Bandung, dan.. lebih murah tarifnya. Anak kos tea
Nah, enaknya kl ke Bogor, dari Depok naik kereta, lebih santai..
Nah, semenjak tahun 1999 kalau tidak salah ada trayek baru bis Depok - Bandung, dengan merk MGI (sampai sekarang saya belum tahu kepanjangannya apa). Asyik dong, tidak usah jauh-jauh ke Terminal Kp. Rambutan atau ke Bogor. Bisnya juga baru dan besar, tidak kalah dengan bis AC eksekutifnya Kp. Rambutan.
Tapi, tidak nyamannya naik bis itu, Terminal Bandung - Leuwi Panjang cukup jauh dari Dago, tempat saya bermukin dahulu (Dipati Ukur, Gandog, Sadang Serang masih masuk Dago kan?). Apa lagi kalau malam, kita harus naik angkot beberapa kali untuk sampai di rumah. Kemudian waktu tempuhnya lama sekali, Normalnya 5 jam jika melalui jalur Puncak- Cianjur . Tapi jika melalui jalur Sukabumi atau Jonggol, wah cape deh..
Karena ingin yang lebih nyaman lagi, saya pakai kereta parahiyangan dari Gambir. Untuk sampai ke Gambir, saya naik kereta Jabotabek dulu. Waktu tempuh kereta cuma 3 jam. Dari Bandung pun naik angkot sekali. Di kereta bisa tidur, baca, ngobrol, ngemil dan lain-lain dengan santai. Tidak takut barang hilang, karena yang berjualan adalah pegawai KA.
Yang kurang sip dari kereta ini adalah ngantrinya itu lho! Karena ternyata banyak sekali orang yang merasa nyaman dengan naik kereta. Bahkan calon penumpang harus beli tiket sehari sebelumnya, supaya tidak ngantri. Tidak ada pelayanan online utk pemesanan tiket. Wah, kalau begitu kan harus 2 kali balik ke Gambir. Kalo mau dapat tiket pas hari H, maka datang lah 2 jam sebelum keberangkatan, agar bisa antri di urutan terdepan dan dapat tiket. Itu kan sama saja dengan perjalanan bis yang 5-6 jam. Kemudian yang lain adalah, calonya banyak sekali. Ini membuat calon penumpang kurang nyaman. Satu lagi, kadang-kadang kereta juga bisa mogok lho..:)
Tapi tetap saja, semenjak menikah, dan apalagi setelah punya anak, saya lebih memilih kereta. Karena lebih santai, tidak khawatir mabuk perjalanan, waktu perjalanannya relatif lebih singkat, dan relatif lebih aman buat keluarga.
Nah, tahun berganti, zaman berubah. Sejak diresmikannya tol cipularang, ada opportunity buat angkutan baru yang lebih nyaman. Yaitu jasa travel. Karena postingan ini sudah panjang, saya sambung di postingan selanjutnya.
Keterangan: gambar dari hino.co.id
Tertarik pada IT, Blogging, SEO, Politik, Dakwah, Islam, Indonesia, Sosial, Pendidikan, Wirausaha, Bisnis, dll







October 16th, 2008 at 9:45 am
sapa tau ada yang mau coba travel baru bogor bandung 0251 3678 131 / 0251 3678 141 di bandungnya 022 70 9393 05 isinya cuma 5 an loh, ada snack+air mineralnya ongkos cuma 75rb paket 50 rb kendaraannya avanza & innova