BangUji.net

Learn To Share
Random Image

Tertarik pada IT, Blogging, SEO, Politik, Dakwah, Islam, Indonesia, Sosial, Pendidikan, Wirausaha, Bisnis, dll


Archive for the ‘Religi’


Lagu lama dari Raihan, “Sesungguhnya”

Dibawah ini saya tuliskan lirik salah satu lagu dari album pertama Raihan berjudul “Sesungguhnya”. Liriknya sangat menyentuh dan lagunya enak didengar. Sudah lama saya mencari-cari lagu ini (tidak serius sih mencarinya.. hehehe..)

Dan tiba-tiba saya teringat untuk mencarinya kembali kemarin. Yup, tempat pertama yang tepat untuk mencari sesuatu, apapun itu, adalah om Google. Ternyata banyak juga yang menyediakan download lagu tersebut, baik dalam bentuk teks liriknya, mp3, bahkan video clip nya pun ada di YouTube.

Ini nih lirik dan mp3 nya. Klipnya juga ada.. Read More

Film Sang Murabbi sudah diluncurkan, ayo nonton..

Alhamdulillah, Film Sang Murabbi sudah selesai produksi. Bagi yang belum tahu, film ini bercerita tentang kehidupan Ustadz Rahmat Abdullah. Zul Ardhia, sang sutradara sudah mengumumkan mulai pemutarannya bulan juli mendatang.

Nah, film yang dibintangi oleh Astri Ivo sebagai istri dari Ustadz ini masih terkendala dana, sehingga belum biasa masuk bioskop seperti layaknya Ayat Ayat Cinta karena investasinya yang luar biasa. Alhamdulillah, kita masih bisa menontonnya dengan membeli VCD/DVD asli.

Dalam rangka mendukung promosi film yang diprakarsai oleh Majelis budaya Rakyat ini, berikut pengumumannya saya copy paste ke blog ini:

——-

FILM SANG MURABBI : PENAWARAN UNTUK PEMESANAN VCD ATAU DVD

Kamis, 26 Juni 2008
Kemarin malam, saya dan beberapa teman dari Majelis budaya Rakyat (MBR) bertemu kembali. Agenda pertemuan kali ini membahas, apakah Film Sang Murabbi akan diputar terlebih dahulu di bioskop atau dalam bentuk VCD/DVD. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, hampir bisa dipastikan Film Sang Murabbi : Mencari spirit Yang Hilang, tidak akan diputar di bioskop terlebih dahulu.

Apa kendala utamanya? Jelas masalah dana. Karena jika Film Sang Murabbi akan diputar di bioskop membutuhkan dana yang besar. Angkanya sedikit di bawah Satu eM (Hmmm.. saya menulis angka ini dengan menghela nafas yang cukup dalam). Jika tidak ada investor yang berani berjihad untuk dakwah, yang tidak hanya memikirkan keuntungan materi semata, mana bisa kami mendapatkan biaya untuk memblow up Film Sang Murabbi dari format Digital menjadi format Layar lebar.

Lalu, terobosan apa yang bisa dilakukan? Saya dan teman-teman bersepakat, kepada Ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah yang berminat untuk menonton Film Sang Murabbi, kami menawarkan untuk membeli VCD/DVD Film Sang Murabbi secara indent atau memesan terlebih dahulu. Harga yang kami tawarkan ;

Untuk VCD sebesar Rp.30.000,-
Sedangkan untuk DVD sebesar Rp. 60.000,-
(Mudahan-mudahan ini tidak terlalu mahal, ya…)

Saya membayangkan, jika saja ada 40.000 keping VCD yang terjual atau 20.000 keping DVD yang terjual, Insya Allah, Film Sang Murabbi akan bisa diproses agar dapat diedarkan di bioskop. Mimpi? Bukan! Ini hanyalah doa dan harapan agar ada perluasan dakwah melalui media film. Semoga Allah memudahkan jalan dan meridhoi niat baik ini. Amin.

Lalu bagaimana cara indent atau memesannya?

Ikhwan wal akhwat fillah, jika antum/anti memang berniat untuk membeli, dapat memesannya melalui :

E-mail : majelisbudayarakyat@yahoo.com

atau via telefon/sms ke :

Muhammad Yulius (KetUm MBR) - 0812 845 4632
Ridwan (Bagian Pengembangan Iqro Islamic centre) - 0812 954 5811
Zul Ardhia (PJ Film Sang Murabbi) - 0818 74 11 80

Setelah memesan, nanti antum/anti akan kami hubungi mengenai tekhnis pembeliannya. Dan setiap pemesan akan kami tulis nama dan kota asal serta jumlah pemesanan, sehingga akan terdata berapa jumlah VCD/DVD yang telah dipesan.

Demikianlah, ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah…
Semoga Allah senantiasa menjaga kita untuk selalu tetap istiqomah di jalan dakwah ini… Amin… Allahuma Amin…

Kalau memberi, jangan dihitung-hitung

Hadis riwayat Asma binti Abu Bakar ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda kepadaku: Berinfaklah atau memberilah dan jangan menghitung-hitung, karena Allah akan memperhitungkannya untukmu. (Shahih Muslim No.1708)

Kalau kita menghitung-hitung pemberian, jangan-jangan kita tidak ikhlas terhadap apa yang sudah kita berikan. Kalau tidak ikhlas, maka tidak akan dapat balasan dari Allah. Sudah barang (yang kita berikan itu) hilang dari kita, balasan dari Allah pun tidak kita dapatkan.  Sayang sekali..

Selamat untuk Ivan Hamidi

Hari Rabu tanggal 12/03/2008 pukul 20.00 malam saya dapat SMS dari Ivan Hamidi, adik kelas waktu di kampus dahulu. Berita tentang pernikahannya yang akan dilaksanakan pada 22 Maret 2008 ini. Sayang sekali tempatnya di Kendari, jadi saya tidak bisa menghadiri.

Ya sudah, saya cuma bisa kirim doa: Baarokallahu laka, wa baaroka ‘alayka wa jama’a baynakumaa fii khair.. Semoga keberkahan meliputi kehidupan Ivan dan keluarga.. Amin

Sebenarnya saya dan dia terpaut 7 tahun angkatan, sehingga saya malah baru kenal dengan dia setelah lulus. Melalui tulisan-tulisannya di milis, saya merasakan semangat dakwahnya luar biasa. Pernah kami bertemu di akhir bulan Ramadhan saat i’tikaf di Masjid IPTN, mendengarnya bercerita ternyata tidak kalah asyiknya. Sering juga ngobrol dengan dia setelah itu via YM. Yang menarik, saat ini dia menikah dulu sebelum selesai kuliahnya.. Sama seperti saya waktu itu.. hehehe..

Tapi semua itu bukan alasan yang paling utama (akhirnya saya memutuskan) saya menulis tentang dia di blog ini. Tapi karena ternyata dia membukukan perjalanannya mencari cinta pendamping hidup pada sebuah blog. Seru juga. Silahkan dibaca di http://menjemputbidadarisurga.blogspot.com. Bahasanya khas anak muda, ngocol dan mengalir.

Semoga Anda terinspirasi!

Fauzie Abdullah

0817.121515 | 71.551441 | YM. fozzix

http://banguji.net | me@banguji.net

Selamat Hari Ibu..

Selamat Hari Ibu

Selamat Hari Ibu..

Dear Rekan-rekan
Tanggal 22 Desember adalah hari ibu.
Apa yang bisa teman-teman lakukan untuk memperingatinya?
Tentunya kita tidak bisa membalas perjuangannya mengandung selama sembilan bulan [terutama saya sebagai lelaki :) ]
Tentunya kita tidak bisa membayar perjuangannya melahirkan kita
Tentunya kita juga tidak bisa membalas jasanya membesarkan kita dimasa kecil, menyusui, begadang, bahkan terkadang ia mendahulukan kepentingan kita dibanding kepentingan dirinya sendiri..

Wah, kalau di list, banyak sekali jasa beliau terhadap kita.. Bahkan sampai kita punya anak pun, kasih beliau begitu besar dirasakan

Bagaimana kalau hari ini kita memberikan sesuatu untuk mereka?
Apa ya..

Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak memperoleh pelayanan dan persahabatanku?” Nabi Saw menjawab, “ibumu…ibumu…ibumu, kemudian ayahmu dan kemudian yang lebih dekat kepadamu dan yang lebih dekat kepadamu.” (Mutafaq’alaih).

Seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku telah membawa ibuku di atas kudukku sepanjang 2 farsakh ( 1 farsakh kurang lebih 8 km) pada hari yang sangat panas yang sekiranya aku melemparkan beberapa potong daging, maka daging itu akan masak. Apakah aku telah melaksanakan syukurku padanya?” Beliau bersabda, “Barangkali itu sama dengan saru kali hentakan (saat melahirkan).”
[Hadits dalam Majmu’uz Zawaid, diriwayatkan oleh Buraidah RA– diambil dari buku Tarbiyatul Awlad, Dr. Abdullah Nashih Ulwan]

Keterangan Gambar: Ibu saya, adik saya, dan 2 anak saya ketika menengok istri saya yang baru lahiran anak kedua September 2007 lalu.